Angkatan ke-II, Kominfo Nabire Kembali Gelar Pelatihan Web Desain & Digital Marketing Bagi Pemuda OAP, Dorong UMKM Go Digital

Angkatan ke-II, Kominfo Nabire Kembali Gelar Pelatihan Web Desain & Digital Marketing Bagi Pemuda OAP, Dorong UMKM Go Digital
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd., M.I.Kom saat memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Web Desain dan Digital Marketing Angkatan Ke-II, khusus bagi pemuda OAP, di Aula Hotel JDF, 8 September 2025. FOTO: Kominfo Nabire. Foto: Kominfo Nabire

Kominfo.nabirekab.go.id - Dalam komitmennya memberdayakan Orang Asli Papua (OAP) di era transformasi digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nabire kembali menyelenggarakan Pelatihan Web Desain dan Digital Marketing Angkatan Ke-II, khusus bagi pemuda OAP yang ingin memulai atau mengembangkan usaha.

Pelatihan ini berlangsung selama enam hari, dari 8 hingga 13 September 2025, bertempat di Aula Hotel JDF, Jalan Merdeka, Nabire, dan diikuti oleh 24 peserta. Seluruh peserta merupakan generasi muda OAP yang telah diseleksi berdasarkan semangat belajar dan komitmennya untuk berwirausaha secara mandiri.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari angkatan pertama yang telah dilaksanakan pada tahun 2024, dan dirancang sebagai program tahunan berkelanjutan. Selama tidak ada hambatan signifikan, Kominfo Nabire berencana melaksanakan pelatihan ini setiap tahun untuk menjawab kebutuhan digitalisasi UMKM milik OAP di Kabupaten Nabire.

“Ini adalah angkatan kedua, dan kami merencanakan agar pelatihan ini bisa terus berlanjut setiap tahun untuk mendukung UMKM OAP. Dengan kemampuan digital, mereka bisa memperluas pasar dan memasarkan produknya secara online,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd., M.I.Kom, Senin (8/9/2025).

Didanai dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua

Seluruh pembiayaan kegiatan ini sepenuhnya menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari program strategis Pemkab Nabire dalam mengakselerasi pembangunan sumber daya manusia OAP.

“Pemerintah Kabupaten Nabire sangat serius memanfaatkan Dana Otsus untuk pengembangan kapasitas SDM asli Papua. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun ekonomi lokal,” jelas Yermias.

Pelatihan ini menggandeng Course-Net Indonesia sebagai mitra teknis. Pendekatan belajar bersifat langsung praktik agar peserta benar-benar siap untuk mengelola usaha secara digital setelah pelatihan.

“Kami ingin peserta bisa langsung praktik, membangun website dan mulai memasarkan produk atau jasa mereka secara online, tanpa harus bergantung pada pihak luar,” ujar Yermias.

Monitoring Progres & Pelatihan Lanjutan

Yermias juga menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak berhenti setelah hari terakhir. Kominfo akan melakukan evaluasi progres setiap enam bulan, untuk menilai sejauh mana keterampilan peserta diterapkan dalam kehidupan nyata, terutama dalam pengembangan UMKM.

“Kami tidak hanya memberi pelatihan, tapi juga akan memantau hasilnya. Jika progres peserta bagus, mereka bisa kami ikutkan dalam pelatihan lanjutan yang lebih teknis dan spesifik,” tambahnya.

 Misi Besar: UMKM OAP Go Digital

Pelatihan ini merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Nabire dalam menjalankan misi besar untuk:

  • Mendorong UMKM milik OAP masuk ke pasar digital

  • Meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Papua

  • Menjawab tantangan keterbatasan akses pasar dan teknologi

  • Membangun ekosistem wirausaha digital yang berkelanjutan

 

Pesan untuk Peserta: Jadilah Pelaku, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Dalam pesannya, Yermias mengingatkan peserta untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi pelaku aktif yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru.

“Manfaatkan ilmu ini sebaik mungkin. Jangan berhenti belajar. Kami ingin kalian jadi pelaku digital yang bisa mengubah hidup sendiri, keluarga, bahkan komunitas,” pungkasnya.

 Pemkab Nabire berharap program ini mampu menjadi titik awal perubahan mindset generasi muda Papua, dari konsumtif menjadi produktif, dari pengguna menjadi pencipta, dan dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. **

 


Lainnya